Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS NASIONAL PASIM BANDUNG

UNIVERSITAS NASIONAL PASIM BANDUNG

UNAS PASIM
Berita

Belajar Bahasa Jepang lewat Budaya, Intip Keseruan Kizuna no Kiseki 2026 di PASIM Bandung

Belajar bahasa Jepang tak hanya di kelas. Kizuna no Kiseki 2026 PASIM Bandung mengajak peserta mengenal bahasa dan budaya Jepang lewat pengalaman langsung

Belajar Bahasa Jepang lewat Budaya, Intip Keseruan Kizuna no Kiseki 2026 di PASIM Bandung

Belajar bahasa Jepang tidak hanya soal menghafal kosakata atau memahami tata bahasa. Bahasa juga terasa lebih dekat ketika digunakan langsung sambil mengenal tulisan, makanan, seni, dan budaya Jepang.

Pengalaman inilah yang hadir dalam Kizuna no Kiseki 2026 di Universitas Nasional PASIM, Bandung, pada 9 Agustus 2026. Lewat speech, Kana, Sh?ji, musik, kuliner, hingga pertunjukan budaya, peserta bisa belajar sekaligus merasakan budaya Jepang dengan cara yang lebih nyata.

Belajar Bahasa Jepang Jadi Lebih Nyata lewat Praktik

Di Kizuna no Kiseki, peserta mendapat kesempatan untuk menggunakan kemampuan bahasa Jepang melalui Speech, Kana, dan Shuji. Mereka tidak hanya menunjukkan apa yang sudah dipelajari, tetapi juga berlatih menulis hingga berani berbicara di depan orang lain.

Antusiasme paling besar terlihat pada lomba Kana yang diikuti 60 peserta, sedangkan Speech diikuti pelajar SMA/K hingga mahasiswa. Dari sini, belajar bahasa Jepang terasa lebih menyenangkan sekaligus menantang karena kemampuan yang dipelajari bisa langsung digunakan.

Baca juga: Staf HR Terkendala Syarat Pendidikan? Pertimbangkan S1 Psikologi UNAS PASIM

Bahasa Jepang Lebih Dekat saat Mengenal Budayanya

Belajar bahasa Jepang juga membawa peserta lebih dekat dengan budayanya. Melalui Coswalk, menyanyi lagu Jepang, membuat Onigiri, hingga Odori, mereka bisa mengenal Jepang lewat seni, musik, makanan, dan kegiatan yang mereka ikuti langsung.

Kizuna no Kiseki juga mempertemukan peserta dengan orang-orang yang memiliki minat serupa. Dari sana, ketertarikan pada Jepang tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga membuka ruang untuk berbagi pengalaman dan mengenal budaya lebih luas.

Budaya Indonesia dan Jepang Bisa Dipelajari Bersama

Mengenal budaya Jepang bukan berarti meninggalkan budaya sendiri. Dalam Kizuna no Kiseki, Tari Jaipong dan Odori justru hadir dalam satu rangkaian kegiatan.

Pertemuan dua budaya tersebut sejalan dengan tema “Bridging Cultures, Creating Connections”. Peserta diajak mengenal perbedaan sekaligus melihat bagaimana seni dan budaya dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan antarmasyarakat.

Kemampuan memahami budaya di negara lain juga penting ketika mempelajari bahasa asing. Bahasa tidak hanya berbicara tentang arti kata, tetapi juga cara seseorang memahami kebiasaan dan konteks komunikasi masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut.

Baca juga: Saat Pekerjaan Makin Dikuasai tetapi Peran Belum Berkembang: S1 Psikologi UNAS PASIM

Belajar Bahasa Jepang Juga Membuka Ruang untuk Berinteraksi

Kizuna no Kiseki mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang melalui lomba dan kegiatan budaya. Mereka belajar bertemu orang baru, bekerja sama, bertukar pengalaman, dan membangun relasi dari ketertarikan yang sama terhadap Jepang.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa belajar bahasa juga bisa membuka ruang untuk mengembangkan komunikasi, kreativitas, dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain.

Kizuna no Kiseki Juga Membawa Dukungan untuk Pendidikan

Di antara peserta yang datang untuk lomba dan menikmati pertunjukan budaya, 20 siswa berprestasi tingkat SD dan SMP mendapat perhatian khusus. Mereka menerima beasiswa pendidikan dalam rangkaian Kizuna no Kiseki 2026.

Pemberian beasiswa menjadi sisi lain dari festival yang berlangsung di PASIM. Kemeriahan budaya Jepang tetap berjalan, sementara siswa berprestasi juga mendapat dukungan untuk pendidikan mereka.

Baca juga: Kuliah S1 Psikologi Kelas Karyawan untuk Staf HR: Agar Pengalaman HR Tidak Berhenti pada Pekerjaan Administratif

Ketertarikan pada Jepang Bisa Dipelajari lewat S1 Sastra Jepang

Ketertarikan pada Jepang sering bermula dari anime, musik, makanan, atau keinginan memahami bahasanya. Melalui S1 Sastra Jepang, ketertarikan tersebut bisa berkembang menjadi pemahaman yang mendalam tentang bahasa, karya, masyarakat, dan budaya Jepang.

Jurusan ini tersedia di Universitas Nasional PASIM (UNAS PASIM) Bandung, perguruan tinggi swasta yang mengembangkan bidang bahasa bersama ilmu teknologi, ekonomi, bisnis, dan psikologi. Semangat “Get Inspiration, Do with Motivation, and Create Successfully” juga menggambarkan arah kampus dalam membekali mahasiswa dengan ilmu, karakter, dan kemampuan yang dapat digunakan di dunia kerja.

Minat pada Bahasa Jepang Bisa Dilanjutkan lewat Kuliah

Kalau kamu ingin mempelajari bahasa dan budaya Jepang lebih serius, S1 Sastra Jepang Universitas Nasional PASIM bisa menjadi pilihan, termasuk bagi kamu yang sudah bekerja.

Cari informasi Program Perkuliahan Karyawan (P2K) melalui kelaskaryawan.id. atau website unaspasim.id. Ikuti juga Instagram Kelas Karyawan PASIM Bandung dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru. Kalau sudah mantap, daftar kuliah secara online, karena perubahan dimulai dari #BeraniKuliah.